10 Tips Mengatur Keuangan Bagi Pasangan Baru Menikah

Perselisihan dan pertengkaran menjadi salah satu penyebab tertinggi tingkat perceraian di Indonesia. Masalah perekonomian diduga menjadi penyebab utama perselisihan dan pertengkaran tersebut. Untuk mencegah perceraian tersebut, alangkah lebih mengetahui tips mengatur keuangan bagi pasangan baru menikah.

Tips mengatur keuangan bagi pasangan baru menikah

Tingkat Perceraian di Indonesia

Menikah menjadi momen sakral dalam hidup. Namun dalam perjalanan menikah, tentu banyak lika-liku kehidupan yang terjadi.

Saat pasangan tak menemukan komunikasi harmonis, alur perjalanan mengarungi bahtera rumah tangga menjadi tak manis.

Berdasarkan data Statistik Indonesia 2023, kasus perceraian di Indonesia mencapai 516.334 kasus pada tahun 2022. Angka tersebut meningkat 15% dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 447.743 kasus.

Menariknya, lonjakan kasus perceraian yang terjadi ini menjadi angka perceraian tertinggi yang terjadi dalam enam tahun terakhir. Miris banget kan?

Berdasarkan laporan tersebut, mayoritas kasus perceraian yang terjadi pada 2022 merupakan cerai gugat. Yang berarti gugatan perceraian diajukan oleh pihak istri. Jumlahnya sebanyak 338.358 kasus atau sebanyak 75,21% dari total kasus perceraian yang terjadi.

Di lain sisi, sebanyak 127.986 kasus atau 24,79% perceraian terjadi karena cerai talak. Hal ini berarti permohonan cerai diajukan oleh pihak suami yang kemudian diputuskan oleh pengadilan. Maka terlihat jelas bahwa lebih dari setengah kasus perceraian yang terjadi diajukan oleh pihak istri.

Pentingnya mengatur keuangan bagi pasangan baru menikah

Adapun faktor penyebab utama perceraian yang terjadi pada tahun 2022 ialah perselisihan dan pertengkaran. Jumlahnya sebanyak 284.169 kasus atau setara dengan 63,41% dari total faktor penyebab kasus perceraian yang semakin tinggi di Indonesia. Kasus perceraian lainnya dilatarbelakangi alasan permasalahan ekonomi, salah satu pihak meninggalkan, poligami, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Tips Mengatur Keuangan Bagi Pasangan Baru Menikah

Perselisihan dalam rumah tangga memang tak bisa dihindari. Jika pasangan mampu menyelesaikan perselisihan tersebut, keluarga bakal harmonis tanpa halangan.

Dalam perselisihan tersebut, salah satu masalahnya memang terkait keuangan. Masalah materi ini selalu menjadi masalah di segala lini kehidupan. Tak terkecuali dalam rumah tangga.

Untuk menghindari perselisihan rumah tangga, tips mengatur keuangan bagi pasangan baru menikah ini layak dihormati.

cara mengatur keuangan bagi pasangan baru menikah

Bicarakan Tujuan Keuangan Bersama

Tips mengatur keuangan bagi pasangan baru menikah yakni diskusikan impian dan tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang kalian bersama-sama. Ini bisa termasuk pembelian rumah, tabungan pensiun, atau perjalanan liburan.

Buat Anggaran Bersama

Buatlah anggaran bulanan yang mencakup semua pengeluaran dan pendapatan kalian. Hal ini akan membantu kalian melihat dengan jelas bagaimana uang kalian digunakan. Jadi tips mengatur keuangan bagi pasangan baru menikah ini akan berguna saat pasangan mengatur anggaran bersama.

Prioritaskan Utang

Jika salah satu dari kalian memiliki utang, segera atur strategi untuk melunasi utang tersebut. Hindari menambah utang baru jika tidak diperlukan.

BACA JUGA:

  1. Mengapa (Masih) Enggan Menikah
  2. Cara Mencapai Kemerdekaan Finansial Sejak Dini
  3. Aplikasi Perencaan Keuangan Terbaik
  4. Panduan Mengajarkan Keuangan untuk Anak
  5. Belajar Investasi Saham untuk Pemula

Bagi Tanggung Jawab Keuangan

Tentukan siapa yang akan mengurus pembayaran tagihan, investasi, atau perencanaan keuangan. Pekerjakan sistem yang sesuai dengan kekuatan dan minat masing-masing.

Tabungan Darurat

Buatlah dana darurat yang mencukupi untuk mengatasi kejadian tak terduga seperti perawatan medis mendesak atau kehilangan pekerjaan.

Investasi Bersama

Pertimbangkan untuk berinvestasi bersama dalam instrumen keuangan yang sesuai dengan tujuan kalian, seperti reksa dana atau properti.

Jaga Komunikasi Terbuka

Komunikasi yang jujur dan terbuka adalah kunci utama dalam tips mengatur keuangan bagi pasangan baru menikah. Selalu bicarakan tentang perubahan dalam keadaan keuangan atau rencana keuangan baru.

Pendidikan Keuangan

Pelajari bersama-sama tentang konsep keuangan, investasi, dan manajemen risiko. Ini akan membantu kalian mengambil keputusan yang lebih baik.

Simpanan Pribadi

Walaupun mengatur keuangan bersama, pertahankan juga akun pribadi sebagai ruang keuangan yang independen.

Selalu Evaluasi dan Sesuaikan

Keadaan keuangan kalian bisa berubah seiring waktu. Rutinlah mengevaluasi rencana keuangan dan sesuaikan jika diperlukan.

Ingatlah bahwa setiap pasangan memiliki situasi keuangan yang berbeda, jadi penting untuk menyesuaikan rencana keuangan kalian sesuai dengan kebutuhan dan tujuan unik kalian.

cara mengatur keuangan buat pasangan baru menikah

Menurut kalian yang sudah maupun belum menikah, bagaimana tips mengatur keuangan bagi pasangan baru menikah? Kasih saran donk biar kasus perceraian di Indonesia tidak terus bertambah.

13 pemikiran pada “10 Tips Mengatur Keuangan Bagi Pasangan Baru Menikah”

  1. Sedih banget angka perceraian dari tahun ke tahun semakin meningkat aja. Masalah keuangan ini sensitif banget makanya perlu dibicarakan dari sebelum menikah. Masalah hutang juga sebaiknya saling terbuka masing-masing pasangan punya hutang atau tidak, jangan sampai ditutupi sehingga menjadi boomerang ketika sudah menikah.

  2. Setuju untuk memprioritaskan membayar utang. Bagaimana pun kewajiban harus didahulukan daripada belanja-belanji memenuhi keinginan sendiri ya.
    Biasanya pasangan pengantin itu emang sedang happy happy ya jadi suka lupa daratan. Hehe … karena itu setuju saya jika diingatkan untuk prioritas ke utang dulu

  3. Saya pun dulu sebelum menikah menjadikan masalah manajemen keuangan menjadi bahasan yang kita komunikasikan. Langkah ini penting agar ketika melangkah menjadi sebuah keluarga tak terlalu canggung untuk mengatur keuangan karena sudah ada komunikasi sebelumnya

  4. Bagi pasangan muda, soal mengatur keuangan ini harus diterapkan sesuai kebutuhan dulu ya, Mas. karena namanya awal pernikahan, pastinya banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Jadi memang wajib segera ada pos-pos keuangan, dan mendahulukan prioritas. Kalau misalnya sama-sama bekerja dan ada penghasilan masing-masing, bisa didiskusikan, mana yang dibayarkan bersama.

  5. Penyebab perceraian rata-rata memang masalah ekonomi. Biasanya rumah tangga rawan konflik saat suami nganggur, ada kdrt, atau kebanyakan anak. Nah, perlu banget bikin dana darurat atau istri harus punya usaha. Jadi jika suami dipecat masih ada usaha yang menopang ekonomi keluarga. Suami juga harus rajin bantuin istri ngurus rumah. Jujur, ngurus rumah itu kerjaan yang nggak ada habisnya dan bisa bikin stress.

  6. Ilmu nih kak buat daku besok buat bicarain sama doi.
    Apalagi buat ngobrolin tujuan keuangan bersama, kayaknya memang hal penting sih ini buat disampaikan, biar sama-sama tahu, ada goals apa yang mau diraih ya.
    Bahkan kalau perlu bikin 3 berjangka, biar makin gereget

  7. bener banget ini, soal prioritaskan utang, masih banyak yg menganggapnya enteng lhoo. padahal kalo ga dikelarin psti gatel tuh nambah nambah utang terus.

  8. Masalah keuangan itu memang sensitif deh. Jangan sampai jadi penyebab perceraian. Urusan keuangan harus dihandle dan dibicarakan bersama. Jangan ada rahasia-rahasiaan ya.

  9. Tips atur keuangan bagi pasangan baru menikah di atas sih udah pas. Paling penting sih saling terbuka yah, komunikasikan semuanya dengan baik dan bijak, dijamin deh bakal langgeng.

  10. Ngobrolin masalah keuangan ini menurutku sensitif banget.
    Aku termasuk yang sangat jarang ngobrolin masalah keuangan. Tapi harus banget, karena memang gak bisa dihindari juga. Jadi kami ambil jalan tengahnya, seperti membicarakan hal pokok, saling memberi saran dan melihat kebiasaan pasangan dalam hal keuangan (boros/ tidak) dan lain-lain.

    Sejauh ini, masalah keuangan memang menjadi masalah paling rumit yaak..

  11. Komunikasi terbuka soal keuangan itu penting. Aku baru menyadari ketika sudah 14 tahun pernikahan. Rawan loh soal keuangan ini. Pasangan harus maklum dan bagi tugas.

Tinggalkan komentar