LG

LGLG Electronics Inc akan mengurangi hingga menghentikan produksi televisi plasma akhir November. Hal ini seiring produksi televisi liquid crystal display (LCD) yang semakin meningkat dan digemari masyarakat.

Juru bicara LG Electronics Ken Hong mengatakan, permintaan televisi plasma terus menurun. Kontribusi penjualan televisi plasma pada pendapatan LG tahun lalu hanya sekitar 2,4 persen. LG ke depan akan fokus memproduksi TV LCD seiring peningkatan permintaan pasar.

“Kami ingin menjaga itu terjadi (produksi televisi plasma) selama kita bisa. Tidak peduli berapa banyak kita mencoba menjaga itu terjadi meski itu bukan bisnis lagi,” kata Hong.

Bagaimana pun, vendor Korea Selatan ini merupakan produsen televisi plasma terkemuka di industri televisi. LG juga membuat panel plasma sendiri.

Namun analis IBK Securities Eo Kyu-Jin mengatakan, televisi plasma tidak akan mampu mengejar resolusi layar dibanding layar LCD. Apalagi televisi plasma mengonsumsi daya listrik lebih banyak dan menghasilkan panas lebih tinggi dibanding LCD.

“Semua faktor-faktor tersebut dikombinasikan untuk mendorong pelaku industri berkonsentrasi pada teknologi LCD,” katanya.

Perusahaan riset pasar NPD DisplaySearch mengatakan, pengiriman televisi plasma global pada Juli hanya akan mencapai 500 ribu unit tahun depan dibanding 5,2 juta unit tahun ini, sebelum televisi plasma menghilang dari pasar.

Produsen Panasonic Corp mengatakan akan menarik dari dari bisnis televisi plasma Oktober tahun lalu. Setelah LG juga akan menghentikan operasional televisi plasma, Samsung Electronics Co Ltd akan menjadi pemain besar sendiri.

Samsung terus berencana memproduksi televisi plasma tetapi menolak dari mana ia mendapatkan panel plasmanya. Hal ini seiring perusahaan Samsung SDI Co Ltd menarik diri dari bisnis panel plasma akhir November.

Sumber: Reuters

By Didik Purwanto

Copywriter | Ghost Writer | ex Business Journalist | Farmer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *