7 Cara Mudah Investasi Reksadana

Investasi reksadana adalah cara yang populer untuk berinvestasi di pasar keuangan. Karena kenaikan imbal hasil (yield) tidak setinggi investasi saham, apalagi kripto, investasi reksadana kerap menjadi pilihan utama berinvestasi yang aman. Lantas bagaimana cara mudah investasi reksadana?

Apakah Investasi Reksadana Itu?

Reksadana adalah produk investasi yang mengumpulkan dana dari sejumlah investor untuk diinvestasikan dalam berbagai instrumen keuangan. Seperti saham, obligasi, atau pasar uang, oleh tim manajer investasi yang ahli.

Dengan berinvestasi dalam reksadana, kita secara tidak langsung memiliki sebagian kecil dari portofolio investasi yang dikelola oleh perusahaan manajer investasi tersebut.

Keuntungan, kerugian, dan pendapatan dari investasi tersebut kemudian dibagi di antara para pemegang unit reksadana sesuai dengan proporsi kepemilikan mereka.

Cara mudah investasi reksadana

Modal Kecil Untung Stabil

Investasi reksadana memungkinkan investor dengan modal yang lebih kecil untuk mendiversifikasi portofolio mereka dan mengakses berbagai jenis instrumen keuangan yang mungkin sulit diakses secara langsung.

Ada berbagai jenis reksadana yang sesuai dengan tujuan dan profil risiko investor, sehingga memberikan fleksibilitas dalam memilih strategi investasi yang sesuai.

Kita bisa membeli investasi reksadana bahkan dengan modal Rp 10.000. Sebuah investasi murah meriah dengan imbal hasil yang stabil. Biasanya imbal hasil yang diterima di atas inflasi tahunan, tergantung dari unit reksadana yang diambil.

BACA JUGA:

  1. Waktu Tepat Investasi Reksadana
  2. Jadi Kaya Dari Reksadana
  3. Investasi Murah Pilihan Terbaik
  4. 10 Cara Merdeka Finansial Sejak Dini

Cara Mudah Investasi Reksadana

Pemahaman Dasar

Pelajari konsep dasar tentang cara mudah investasi reksadana. Termasuk jenisnya, risiko, dan potensi keuntungannya.

Reksadana sering dianggap sebagai pilihan investasi yang lebih mudah diakses dan dikelola dibandingkan dengan berinvestasi langsung dalam saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya.

Namun, seperti semua investasi, ada risiko terkait dengan fluktuasi pasar dan kinerja investasi yang tidak dapat dijamin. Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko dan melakukan riset sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksadana.

Pilih Jenis Reksadana

Ada berbagai jenis reksadana, seperti saham, obligasi, pasar uang, campuran, dan lain-lain. Pilih yang sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko Anda.

Untuk yang paling aman, investasi reksadana pasar uang menjadi pilihan. Selanjutnya reksadana obligasi, reksadana campuran, dan reksadana saham yang paling berisiko.

Jenis investasi reksadana

Risiko di sini berupa kenaikan yield yang terjadi secara harian hingga bulanan. Pastikan investasi reksadana ini untuk jangka panjang. Minimal setahun. Kecuali investasi reksadana saham yang biasanya minimal lima tahun.

Namun semua kembali lagi ke masing-masing profil risiko investor ya.

Tujuan Keuangan

Tentukan tujuan keuangan Anda untuk investasi reksadana. Apakah Anda ingin menyimpan dana untuk jangka panjang, pensiun, atau tujuan lainnya.

Hal ini akan berpengaruh terhadap jenis investasi reksadana yang akan diambil. Misal kita ingin menyekolahkan anak dalam 1-2 tahun ke depan, reksadana pasar uang pun bisa jadi pilihan.

Oh ya, yang kepepet banget ingin mengambil investasi reksadana, kita bisa mencairkannya kapan saja. Tapi di hari jam bursa ya. Setiap Senin-Jumat di jam kerja bursa. Dana kita akan cair dalam 1-2 hari kok. Tergantung manajer investasi atau platform penjualan produk investasi reksadana yang kalian ambil.

Diversifikasi

Disarankan untuk tidak menginvestasikan semua uang Anda dalam satu reksadana saja. Ingat pepatah, jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang kan?

Konsep itu terkait kerentanan dalam berinvestasi. Sehingga kita disarankan untuk memiliki keranjang lain untuk diversifikasi. Cara ini untuk menekan kerugian di saat satu jenis investasi sedang menurun.

Diversifikasikan portofolio Anda dengan berinvestasi dalam beberapa reksadana yang berbeda. Misal kita punya bujet investasi reksadana Rp 100.000 per bulan. Jadi aku berinvestasi masing-masing Rp 25.000 untuk reksadana pasar uang, reksadana obligasi, reksadana campuran, dan reksadana saham.

Cara mudah investasi reksadana di Bibit

Pemantauan

Pantau kinerja reksadana secara berkala, baik secara bulanan atau tahunan. Tetapi hindari perubahan berdasarkan fluktuasi jangka pendek, misalnya harian.

Sebab, kita akan kaget ada kenaikan dan penurunan imbal hasil dari masing-masing jenis investasinya. Kalau kata mbah Warren Buffett, investasilah dan lupakan. Cairkan ketika kau mati. Hehehe. Sarannya agak serem sih tapi ini bagus untuk kita yang tidak ingin khawatir pergerakan yield investasi.

Biaya dan Pajak

Perhatikan biaya-biaya yang terkait dengan investasi reksadana, termasuk biaya manajemen dan potensi pajak atas keuntungan. Namun jangan khawatir, biaya dan pajak ini hanya dikenakan dua kali. Yakni di saat kita membeli dan menjual.

Cara mudah investasi saham ini mirip dengan kita saat jajan di kafe. Tentu ada biaya service dan pajak yang harus kita terima. Wajar aja kan? Dan enaknya, biaya dan pajaknya kecil banget kok.

Pilih Manajer Investasi

Pilih perusahaan manajer investasi yang memiliki catatan kinerja yang baik dan dikenal di industri. Saat ini banyak sekali manajer investasi, baik yang berdiri sendiri sebagai platform atau yang menjadi satu dengan sekuritas.

Banyak platform yang menyediakan cara mudah investasi reksadana. Bahkan kita dapat membuka akun hanya dengan modal ponsel saja.

Tak seperti dulu yang harus menyerahkan berkas dokumen yang banyak dan harus bertanda tangan basah. Belum lagi stempel materai.

Misalnya, kita bisa mulai dengan cara mudah investasi reksadana di Bibit. Platform ini memiliki antarmuka yang gampang bagi pemula untuk berinvestasi reksadana.

Kita juga dapat membandingkan reksadana terbaik di masing-masing jenisnya. Sehingga kita akan mudah menentukan pilihan dari rekam jejak masing-masing unit reksadana yang sedang diincar, baik secara bulanan maupun tahunan.

Bonus Cuan Menantimu

Buat yang sudah yakin untuk investasi reksadana, kalian bisa langsung membeli produk reksadana di Bibit minimal Rp 500.000. Dan jangan lupa memakai Rekening Dana Nasabah (RDN) Bank Jago sebagai metode pembayarannya.

Promo bonus investasi reksadana di Bibit pakai RDN Bank Jago

Kalian akan langsung mendapatkan Rp 25.000 sebagai bonus. Lumayan banget kan? Ga perlu nunggu harian/bulanan untuk dapat cuan.

Masih kurang lagi? Tenang aja. Buat kalian yang belum punya rekening Bank Jago, ayo lekas bikin. Soalnya bakal ada bonus Rp 25.000 buat kalian yang buka rekening Bank Jago sekarang juga.

Create Jago account now to earn Rp25.000! and use the referral code DIDEC2A5.
Let’s be Jagoan together!

CLICK NOW

Bonus tersebut bisa kalian dapat asal saldo di tabungan di atas Rp 100.000. Tentunya saldo ini harus kalian masukkan maksimal 7 hari setelah daftar buka akun rekening Bank Jago ya. Gampang kan? Oh ya, bonus itu akan masing-masing diterima, baik oleh pengundang dan yang diundang ya. Asyik kan?

Disclaimer

Teruslah belajar tentang pasar keuangan, investasi, dan reksadana untuk mengambil keputusan yang lebih baik seiring waktu.

Ingatlah bahwa investasi memiliki risiko, dan hasil masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum membuat keputusan investasi. Salam cuan!

17 pemikiran pada “7 Cara Mudah Investasi Reksadana”

  1. aku awal-awal investasi karena masih belajar dan agak takut pilihnya RDPU hehe. maklum main aman karena ngerasain kerja bagai quda bakal nangis liat rekening boncos gegara salah pilih instrumen.

  2. Saya juga masih investasi Reksadana Pasar Uang, Mas. Resikonya kecil dan untuk jangka pendek dulu. terus enaknya, bisa mulai beli dari harga 10 ribu. Bisa dijual dulu juga kalau ada kebutuhan mendesak.jadi kalau ada honor tulisan masuk, bisa tuh disisihkan untuk membeli reksadana pasar uang.

  3. setuju kak utk berinvestasi tapi memang harus banyak pengetahuan ya tentang investasi yg dipilih juga harus diap dg bebagai resikonya jika investasi tak sesuai harapan

  4. iya sih ya. Buat yang masih nggak berani mengambil resiko gedhe soal investasi, memang cocoknya ambil investasi reksadana saja. Resikonya kecil dan kalau pun butuh bisa dicairkan kapan saja selama masih jam kerja.

  5. Pengin banget sih nyobain investasi Reksadana ini, tapi masih maju mundur. Memang perlu banyak hal yang harus dipertimbangkan, supaya tak mengalami kerugian.

  6. Reksadana ini bisa diandalkan ya sebagai salah satu instrumen keuangan pilihan.
    Sepertinya daku perlu belajar banyak nih soal Reksadana, karena membaca ini peluangnya oke juga sebagai investasi

  7. Cara mudah investasi reksadana ternyata memang harus paham basicnya, pilih jenis reksadana yg sesuai sampai mikirin tujuan dan lain-lainnya itu ya, Mas. Apalagi, kalo transaksi reksadananya di Bibit dan pake BankJago yah, auto dapet cuan deh, hehe..

  8. saya dari dulu penasaran pengen investasi Reksadana ini gara-gara banyak teman yang pakai, sayangnya saya belum paham betul sistem kerjanya, jadi harus bener-bener pelajarin dulu sampai paham, jadi saya setuju banget sih dengan pemahaman dasar itu, wajib banget sebelum memutuskan investasi reksadana

  9. Jangan meletakkan telur pada keranjang yang sama. Ternyata peribahasa tersebut juga cocok digunakan untuk reksadana ya, karena diversifikasi itu penting

  10. Kak Didik jago banget deh mengupas tuntas mengenai investasi.
    Kini belajar reksadana. Yang aku taunya nilainya fluktuatif. Tapi aku jadi kecampur sama saham. Huhuhu.. Dan ternyata, reksadana ada biaya ini dan itu ketika pencairan. Seperti menabung juga berarti yaa.. Hanya ini nilai keuntungannya bisa besar atau kecil, tergantung pasar. Begitukah?

    Untuk lebih jelasnya, langsung pluung investasi reksadana di Bibit.
    Apakah ada tutorialnya?

  11. Waaaah jadi aku kira dulu tuh reksadana sama saham misah. Ternyata saham tuh jenis dari reksadana juga.
    Duh kalau di Bibit sih udah gak diragukan lagi buat beli reksadana. Wuiiih banyak bonusnya ya kak kalau beli reksadana di Bibit. Jadi pengen nambahin saldo investasi nih

  12. Wah investasi reksadana ternyata ga sepertj yang saya bayangkan harus sekian juta. Setelah membaca tulisan ini, ternyata ada mulai dari 10 ribu. Wah menarik banget nih. Btw buka rekening Bank Jago dan ngajakin oranh bisa nambah modal investasi juga nih.

  13. Tapii tapiiii, konsultasi sama penasihat keuangan untuk instrumen investasi yang cocok ini bayar ngga ya mas? Aku daridulu pengen konsultasi tp maju mundur, carinya kemana dan dimana

Tinggalkan komentar