6 Cara Menghindari Penipuan Asuransi

Baru-baru ini marak lagi telepon yang berujung penipuan asuransi. Biar kita tidak tertipu lagi, berikut 6 cara menghindari penipuan asuransi oleh oknum agen asuransi.

Waspadai Oknum Agen Asuransi Nakal

Modus penipuan asuransi mulai dari pemalsuan polis nasabah, ketidakterbukaan produk yang dijual hingga kasus gagal bayar, membuat masyarakat antipati dengan produk finansial satu ini. Padahal, asuransi merupakan produk finansial yang akan mengamankan tabungan pemiliknya.

Baru-baru ini, heboh pemberitaan mengenai kasus penipuan asuransi yang dilakukan oleh oknum agen asuransi tidak bertanggung jawab. 

Ada beragam modus penipuan asuransi yang dilakukan para oknum agen asuransi, mulai dari aksi tidak jujur yang mengakibatkan potensi klaim ditolak, menyimpan premi nasabah untuk dirinya sendiri, menerbitkan polis yang baru, menyarankan nasabah untuk pindah asuransi hingga tidak menjelaskan secara rinci tentang produk asuransi yang dijual.

Cara menghindari penipuan asuransi

Modus-modus penipuan yang dilakukan para agen asuransi nakal itu tentu saja merugikan dan membuat nasabah kapok memiliki asuransi. Tak hanya itu saja, aksi para oknum agen asuransi nakal itu juga mencoret nama baik asuransi.

Modus Operandi Penipuan oleh Oknum Agen Asuransi

Modus penipuan asuransi yang dilakukan oleh oknum agen asuransi yang tidak bertanggung jawab dapat beragam. Beberapa modus yang umum dilakukan, adalah:

  • Menjual produk asuransi dengan janji-janji yang tidak realistis atau tidak benar, misalnya menjanjikan keuntungan yang sangat besar atau mengabaikan risiko atau ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam polis.
  • Memalsukan dokumen, seperti mengubah tanggal pembayaran premi atau memalsukan polis.
  • Mengalihkan pembayaran premi ke rekening pribadi agen, bukan ke perusahaan asuransi.
  • Memanfaatkan kepercayaan nasabah dengan memberikan informasi yang tidak benar mengenai produk atau ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam polis.

Ketahui Ciri-Ciri Penipuan Asuransi

Tak hanya modus operandi para pelakunya saja. Ada beberapa ciri-ciri aksi penipuan yang kerap dilakukan para pelaku.

Biasanya agen asuransi nakal melakukan aksi tipu muslihatnya dengan melalui panggilan telepon. Agen asuransi ini biasanya juga melalui satu induk perusahaan dengan perbankan yang kita gunakan.

Perbankan akan menggunakan data nasabah untuk cross selling produk perbankannya, termasuk dengan produk asuransi yang menjadi satu induk perusahaan dengan perbankan tersebut.

Modus lainnya bisa juga terjadi saat tatap muka. Biasanya saat janjian dengan nasabah. Atau kita sedang berusaha datang ke perusahaan asuransi tersebut.

Usahakan selalu kritis terhadap penawaran dengan pihak asuransi. Sehingga kita tahu mendetail tentang apa saja yang ditawarkan, premi yang harus dibayarkan, manfaat yang akan kita terima, hingga kemudahan klaim yang bisa kita lakukan.

Baca juga:

  1. Jangan Tertipu Asuransi Unitlink
  2. Asuransi Kesehatan Astra Life
  3. Pentingkah Investasi dan Asuransi?
  4. Tips Memilih Asuransi Mobil

Untuk mengidentifikasi penipuan asuransi, berikut ini ciri-cirinya:

  • Klaim asuransi terlalu cepat atau mudah.
  • Keterangan atau dokumen terlihat palsu atau tidak jelas.
  • Kerugian atau kerusakan terlihat tidak sesuai dengan kondisi seharusnya.
  • Konsumen yang menawarkan informasi tambahan tidak diminta atau terlalu rinci.
  • Konsumen yang terus-menerus mengulangi kata-kata atau informasi sama.
Cara menghindari penipuan agen asuransi nakal

6 Cara Menghindari Penipuan Asuransi

Untuk menghindari penipuan asuransi oleh oknum tidak bertanggung jawab, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Berikut ini adalah cara-caranya:

  1. Meneliti produk asuransi yang ditawarkan sebelum membeli. Periksa reputasi perusahaan asuransi dan pastikan bahwa produk yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda.
  2. Jangan terburu-buru dalam membeli produk asuransi. Luangkan waktu untuk mempertimbangkan semua opsi yang tersedia dan membaca ketentuan polis dengan cermat sebelum menandatangani kontrak.
  3. Jangan memberikan informasi pribadi atau finansial Anda secara sembarangan kepada agen asuransi, kecuali jika Anda yakin bahwa agen tersebut dapat dipercaya.
  4. Hindari agen asuransi yang terlalu menekan Anda untuk membeli produk atau memberikan informasi yang tidak jelas.
  5. Pastikan bahwa pembayaran premi dilakukan melalui perusahaan asuransi, bukan melalui agen asuransi.
  6. Laporkan ke perusahaan asuransi atau pihak berwenang jika Anda merasa telah menjadi korban penipuan oleh agen asuransi tidak bertanggung jawab.

Itulah beberapa modus operandi penipuan asuransi dan ciri-cirinya, hingga cara mewaspadai jadi korban. Dengan melakukan tindakan pencegahan ini, Anda dapat membantu melindungi diri sendiri dari penipuan oleh agen asuransi yang tidak bertanggung jawab.

Itulah pentingnya kita mengetahui rekam jejak perusahaan asuransi kesehatan beserta agen dan produk-produknya.Jadi kita tidak akan mudah mendapatkan penipuan dari agen asuransi nakal yang akan merugikan nasabah.

18 pemikiran pada “6 Cara Menghindari Penipuan Asuransi”

  1. Ngomongin agen asuransi,sekian tahun yg lalu saya pernah daftar jadi agen asuransi. Sekalian pengen tahu seluk beluk asuransi itu seperti apa hehe. Soalnya jujur waktu itu saya masih bingung antara asuransi jiwa dan unit link. Dan faktanya memang masih ada aja beberapa oknum agen asuransi yg nakal. Semoga sebagai konsumen kita bisa lebih cerdas, membekali diri dengan informasi yg sejelas2nya sehingga terhindar dari hal2 yg tidak diinginkan

  2. Saya juga dulu termasuk menghindari penawaran asuransi ini, Mas. Karena sudah banyaknya kejadian yang merugikan.
    Tapi kalau kita jeli memilih asuransi yang tepat, lalu ditawarkan oleh perusahan bonafid, pasti semua aman. Dan memang paling penting, penawaran asuransinya wajar.

  3. Sekarang penipu semakin pintar ya, kalo nasabah nggak jeli atau teliti, ya rentan terkena penipuan. Jadi, nasabah juga mesti bersikap kritis sebelum membeli produk asuransi. Makasih loh tipsnya, jadi tau nih langkah-langkah yang bisa diterapkan sebelum membeli produk asuransi. Nice post dude !!

  4. Semoga kita dijauhkan dari oknum agen asuransi nakal ya, Kak Didik. Ngeri kalau ternyata ada yang model penipuan baru kayak gini, dan takutnya ada penyalahgunaan data. ‘hii serem.

    Aku masih awam banget soal asuransi soalnya. Makasih ya jadi nambah insight baru.

  5. Agen asuransi nakal dan tidak transparan terhadap produk asuransi tentang perlindungan yang bakal didapatkan nasabah benar-benar membuat masyarakat jadi ilfeel sama asuransi. Sayang banget ya. Semoga masyarakat aware dan pelaku adalah seorang oknum bukan institusi.

  6. Nah lho … ada saja oknum yang menawarkan asuransi tapi penjelasan yang diberikan nggak mendetail, bahkan ada pula yang menyimpan premi nasabah untuk dirinya sendiri. Ckckck. Pada akhirnya sebagai nasabah memang kitanya yang perlu teliti dan berhati-hati sih ya.

  7. Sekarang memang marak penipuan berkedok asuransi. Ada baiknya kita memang lebih waspada dan lebih baik memilih jasa asuransi yang benar² kredibel

  8. Di era serba mudah saat ini, kewaspadaan serta kehati-hatian harus semakin ditingkatkan ya, Mas. Alih-alih mau ikut asuransi eh ternyata pada akhirnya tidak seperti yang diharapkan. Artikel ini benar-benar bisa menjadi pegangan dan perlu diingat saya mau ikut asuransi

  9. Iming² klaim yang terlalu cepat juga patut diwaspadai ya, agar tidak terjebak asuransi palsu.
    Selain itu poin² lain juga penting diketahui nih.
    Semoga kita semua bisa lebih waspada terhindar dari hal² yang tidak diinginkan ya kak

  10. Memilih produk asuransi memang harus jeli. Apalagi kalau menghadapi agen asuransi yang bahasanya terlalu tinggi dengan menawarkan keuntungan yang wow.

    Kudu mikir lagi ya. Biar kita gak kena tipu. Karena oknum-oknum itu bisa berkeliran di mana-mana.

  11. Duuuhh, amit-amit deh kalau ketemu sama Agen Asuransi Nakal. Untungnya ada tulisan ini yah, jadi ngingetin lagi agar terhindar dari penipuan asuransi.

  12. Parah banget sih itu kalau ada oknum yg umurnya mengambil uang hak nasabah. Ternyata ada banyak model kenakalan para oknum asuransi. Harus hati2 nih milih asuransi yg ditawarkan agennya.

  13. Memilih asuransi memang tidak boleh asal, akutuh sering banget dapat telpon katanya dari asuransi X, ada juga teman yang jadi agen asuransi dan terus-terusan ngerayain. Kadang enggak nyaman sih apalagi kalau tidak dijelaskan rinci tentang produknya.

  14. Ngeri ya sekarang makin banyak penipuan. Terutama produk asuransi ini. Kayaknya kita harus lebih teredukasi soal asuransi deh biar gak gampang kena tipu

  15. Beberapa waktu lalu mendapat telepon dari orang yang mengaku dari asuransi dan menawarkan asuransi dengan keuntungan-keuntungan yang tidak realistis, ya ditolak dong, ya. Eh, tuh orang nggak menyerah, dia telepon lagi di lain waktu untuk menawarkan hal serupa, sampai bisa hafal nomornya kalau dia orang yang menelepon. Harus hati-hati banget memang dengan penipuan ala-ala asuransi ini, mereka telaten banget nyari masngsanya

  16. Kalau asuransi aku langsung cari yang kredibel dan bisa beli online aja. Aku nggak suka kalau berhubungan langsung sama agen.

Tinggalkan komentar