Review Plantronics BackBeat FIT 350

Lagi cari earphone kece yang tahan keringat, bahkan air? Plantronics BackBeat FIT 350 bisa menjadi jawabannya.

Zaman sekarang, pekerja dituntut untuk multitasking. Beberapa pekerjaan harus selesai di waktu yang sama.

Jika stres melanda, mendengarkan musik bisa jadi alternatif untuk menghalaunya. Terkadang semangat kita akan muncul dengan mendengarkan musik yang disuka.

Namun, biasanya kita selalu ribet dengan earphone yang dipakai. Mulai dari kabel yang panjang, suara kurang mumpuni, bahkan desain yang kurang kece untuk dipakai hangout.

Perangkat Plantronics BackBeat FIT 350 enak dipakai saat olahraga tanpa khawatir terkena keringat dan air. Foto: Andreas Hartandi

Plantronics BackBeat FIT 350 bisa mengatasi kendala tadi. Biar kekinian, desain earphone sekarang sudah mengandalkan bluetooth. Jadi tidak perlu ribet mengurusi kabel yang panjang, apalagi mencolokkan ke perangkat ponsel atau pemutar musik idaman.

Yuk kita bahas secara rinci Plantronics BackBeat FIT 350:

DESAIN

Plantronics BackBeat FIT 350 memiliki bahan karet khusus yang dirancang untuk pengguna dengan keaktifan tinggi. Buat yang sering nge-gym atau lari di car free day atau berputar-putar mengelilingi Monumen Nasional (Monas), earphone ini bakal bikin olahraga makin menyenangkan.

Gimana tidak. Olahraga tentu bikin kita berkeringat. Jika tidak memakai earphone khusus, kadang keringat masuk ke perangkat bluetooth sehingga bisa mempengaruhi kualitas suara.

Beruntung Plantronics BackBeat FIT 350 sudah memiliki sertifikasi IPX5 yang sudah tahan keringat dan air. Olahraga apa pun tidak akan menjadi halangan, sambil mendengarkan musik kesukaan.

Selain itu, keringat bisa bikin warna kabel terlihat kusam. Satu tahun tak mengganti earphone, kabel yang semula putih bisa berubah menjadi kusam. Tentu tidak akan menyenangkan untuk dipandang.

Plantronics BackBeat FIT 350 terkoneksi dengan bluetooth ponsel untuk mendengarkan lagu kesukaan. Foto: Bayu Indra Kahuripan

Biar aman, earphone warna hitam cocok menjadi pilihan. Selain cocok untuk semua kondisi, warna ini bisa terkesan elegan. Plantronics BackBeat FIT 350 memiliki kabel warna hitam dengan aksen pengait berwarna abu-abu dan sedikit warna merah di bagian earbuds atau eartip.

Plantronics BackBeat FIT 350 memiliki tiga warna pilihan, yakni hitam/abu-abu, abu-abu/bone, dan abu-abu/biru. Dalam paketan Plantronics ini tersedia tiga macam eartip untuk disesuaikan dengan masing-masing ukuran lubang telinga, baik medium, small, dan large.

Pengait di bagian telinga cocok buat kita yang senang lari atau sekadar angkat beban tanpa takut earphone jatuh atau tersangkut benda lain. Dengan konektivitas bluetooth, kita bisa bebas angkat dumbel atau barbel tanpa takut tersangkut kabel.

Jika ingin lebih aman, tersedia juga penjepit yang bisa ditautkan ke kabel untuk seakan memperpendek atau ditautkan ke kaus agar tidak terjatuh. Kita juga bebas untuk memakai earphone jenis ini di depan atau di belakang leher.

Plantronics BackBeat FIT 350 trendi dipakai di segala kondisi. Foto: Andreas Hartandi

FITUR

Plantronics BackBeat FIT 350 memiliki pengontrol cukup besar dan agak panjang di kanan (saat dipakai) satu jalur dengan kabel. Dalam pengontrol tersebut tersedia tiga tombol. Tombol (+) dan (-) untuk pengatur volume serta tombol kotak di bagian tengah untuk daya.

Tombol (+) juga berfungsi untuk memindahkan ke lagu berikutnya. Caranya cukup menekan tombol tersebut selama dua detik hingga terdengar lagu selanjutnya. Tombol (-) yang juga ditekan sekitar dua menit akan berfungsi mengulang ke awal lagu.

Tombol daya (kotak di bagian tengah menu kontrol), selain berfungsi menghidupkan dan mematikan perangkat atau bahkan menghentikan sementara (pause), juga berfungsi untuk mengakses asisten suara digital, seperti Google Assistant atau Bixby di perangkat ponsel Samsung. Caranya, cukup tekan tombol daya tersebut sekitar empat detik hingga asisten suara digital tersambung.

Tombol daya harus selalu ditekan untuk bisa tersambung dengan Google Assistant atau Bixby. Ponsel pun bisa kita perintah sesuai keinginan, misalkan menyuruh menelpon seseorang, membuka aplikasi khusus, atau sekadar mengecek jadwal yang telah diatur di ponsel.

Earphone ini juga nyaman untuk mendengarkan panggilan telepon atau hanya mendengarkan lagu yang telah dikoneksikan dengan ponsel melalui fitur bluetooth. Jarak perangkat dengan ponsel maksimal sekitar 10 meter dengan syarat tak terhalang tembok atau benda lain yang tergolong tebal.

Isi paket Plantronics BackBeat FIT 350. Foto: Bayu Indra Kahuripan

Agar suara panggilan terdengar jelas, lebih baik mendekatkan menu kontrol ke dekat mulut. Jika membiarkan di belakang telinga, suara panggilan terkesan kecil, apalagi saat sedang menelpon di tempat keramaian. Namun, saat di tempat sepi, panggilan tetap terasa jelas tanpa perlu mendekatkan menu kontrol ke dekat mulut.

Namun kelemahannya, kadang kita terlalu lama menekan tombol daya sehingga tidak tersadar justru mematikan perangkat earphone, padahal kita ingin terhubung dengan asisten suara digital.

Satu lagi kelemahannya, saya kesulitan untuk mengoneksikan earphone Plantronics BackBeat FIT 350 ke perangkat Apple, baik iPhone maupun iPod. Mungkin earphone jenis ini hanya cocok untuk perangkat ponsel Android.

Jika kebingungan untuk mencari tips penggunaan BackBeat FIT 350, Plantronics menyediakan aplikasi BackBeat di Google Play. Di aplikasi itu bisa dilihat tips pemakaian earphone, baik secara tertulis atau melalui video. Asyik banget, kan?

KETAHANAN DAYA

Plantronics BackBeat FIT 350 memiliki ketahanan daya sekitar enam jam. Durasi pengisian daya hingga penuh sekitar 1,5-2 jam. Perangkat juga bisa hanya diisi selama 15 menit untuk mendengarkan lagu sekitar satu jam.

Perangkat earphone tersebut juga akan menyediakan indikasi persentase sisa kapasitas baterai yang bisa dilihat di menu bluetooth di ponsel. Earphone tersebut juga memberikan pesan suara saat perangkat terkoneksi atau terputus dengan ponsel. Bahkan juga memberikan pesan suara indikasi baterai ponsel. Tentunya dalam bahasa Inggris.

Untuk mengisi daya, earphone Plantronics BackBeat FIT 350 perlu dihubungkan dengan kabel port micro USB yang tersedia dalam kemasan. Namun, earphone ini tidak menyediakan adaptor sehingga harus membeli terpisah atau memakai adaptor ponsel.

Jika memiliki pengisi daya (charger) ponsel yang masih bertipe koneksi USB juga bisa dipakai kok. Namun, lebih amannya memakai kabel pengisi daya sesuai dalam kemasan.

PERFORMA

Saya suka sekali mendengarkan musik dengan tempo dan bass tinggi. Kebetulan saya sedang senang lagu-lagu dari BTS maupun BlackPink. Biar terkesan kekinian gitu. Hehehe..Plantronics BackBeat FIT 350 mampu menyuguhkan performa mumpuni.

Perangkat cukup disetel dengan volume sekitar 70 persen untuk mendapatkan performa bass sempurna. Namun, suara stereo kurang mantap karena perangkat ini benar-benar memberikan keluaran kualitas suara yang sama di masing-masing sisi.

Daripada bosan di tengah kemacetan, Plantronics BackBeat FIT 350 juga asyik dipakai saat mengendarai kendaraan. Namun awas jangan sampai kelewatan, saking asyiknya mendengarkan lagu, kita bisa terlena tak mendengarkan klakson motor atau mobil di belakang. Bahaya sih, tapi tetap mengasyikkan. Hahaha..

KESIMPULAN

Plantronics BackBeat FIT 350 mampu menjadi teman, khususnya pengguna yang aktif berolahraga atau di tengah kesibukan yang bisa diselingi sambil mendengarkan lagu tanpa ribet dengan kabel panjang atau headphone bluetooth besar.

Desain kekinian dijamin bikin kamu nyaman untuk memakai perangkat ini di segala keadaan. Fitur antikeringat bikin olahraga makin semangat, tanpa khawatir perangkat berkarat.

Dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang ada, Plantronics BackBeat FIT 350 layak dibeli sekitar Rp 1,399 juta untuk mendapatkan fitur mumpuni tersebut.

Plantronics BackBeat FIT 350 berdesain kekinian sehingga cocok di segala keadaan. Foto: Bayu Indra Kahuripan

Share This :

Ditopuccino: @ditopuccino TechBuzz Thinker ! Cappuccino Lover