Anaplan Bikin Bisnis Makin Eksis

Berbisnis memang tidak semudah membalikkan telapan tangan. Beragam tantangan harus dijalani demi sebuah kesuksesan.

Tak hanya mengurusi penjualan, sebuah bisnis harus memperhitungkan modal, produksi, hingga promosi, tak terkecuali mengatur perencanaan keuangannya.

Dalam perencanaan bisnis, seorang bos tentu memiliki berbagai divisi untuk menjalankannya. Berbagai divisi itu menjalankan tugas masing-masing demi satu tujuan bersama, meraih laba.

Namun, untuk mendapatkan laba, tentu membutuhkan kerja keras bersama seluruh divisi. Di situ lah seorang bos berperan untuk menentukan target-target, termasuk mengatur seluruh keuangannya agar efektif dan efisien dalam mencapai target.

Bapak pendiri Amerika Serikat Benjamin Franklin pernah mengatakan, jika kamu gagal merencanakan, kamu akan merencanakan kegagalan.

anaplan, bisnis, custom application, enterprise performance management, serta business intelligence, edsen consulting, telkomsel, indosat, alfamart, duit, internet

Platform Anaplan sedang dijelaskan oleh bagian marketing Edsen Consulting di Jakarta, Kamis (26/7). Foto: Didik Purwanto

Perencanaan ini meliputi rencana bisnis, termasuk dalam anggaran demi mendongkrak penjualan, pendapatan, menekan biaya, hingga meraup laba.

Setiap perusahaan, tentu memakai spreadsheet (pengolah angka berupa kolom dan baris) untuk mengelola keuangan perusahaan tersebut. Banyak data bisnis, seperti komisi penjualan dan anggaran perusahaan yang bersifat rahasia disimpan dalam spreadsheet tersebut.

Namun, terkadang proses peninjauan dan persetujuan dengan melampirkan spreadsheet ke surat elektronik (e-mail) juga terkadang tidak efektif, terutama di perusahaan besar.

Spreadsheet banyak memiliki keterbatasan, misalnya sangat sulit untuk diadit karena kita juga tidak akan tahu kesalahan apa yang masih tersembunyi.

Berdasarkan perusahan konsultan bisnis KPMG, sekitar 90 persen spreadsheet yang disurvei mengandung kesalahan. Misalkan, Muesel, perusahaan penyedia layanan dari Inggris, mengalami kesalahan pada 2011. Mereka salah hitung nilai dana pensiun yang mencapai 4,3 juta poundsterling (sekitar Rp 80,8 miliar). Harga saham perusahaan langsung anjlok hingga sepertiga. Perusahaan pun harus diselamatkan oleh bank.

Di situ lah seorang bos membutuhkan sebuah alat atau platform yang mampu memperlihatkan sebuah bisnis berjalan sesuai perencanaan. Di zaman serba canggih saat ini, teknologi mampu mengaturnya.

Adakah platform yang mampu mengatur semua itu? Ada donk. Namanya Anaplan.

anaplan, bisnis, custom application, enterprise performance management, serta business intelligence, edsen consulting, telkomsel, indosat, alfamart, duit, internet

Director Edsen Consulting Edwin Budiman saat menjelaskan platform Anaplan ke blogger di Jakarta, Kamis (26/7). Foto: Didik Purwanto

Kok namanya aneh banget sih? Tenang saja. Itu nama perusahaan terkemuka asal San Fransisco, California, Amerika Serikat. Perusahaan ini menyediakan layanan perencanaan keuangan berbasis cloud yang menghubungkan data, orang, dan perencanaan dalam setiap bisnis perusahaan.

Dengan platform Anaplan, memungkinkan perusahaan mengambil keputusan untuk mendorong kinerja bisnis di perusahaan. Sistem perencanaannya juga fleksibel. Perusahaan yang memakai jasa ini akan mendapatkan pelatihan selama beberapa bulan agar lancar dalam pemakaian.

Soal keamanan, tidak perlu dikhawatirkan karena semua disimpan dalam komputasi awan (cloud). Layanan ini memungkinkan sebuah perusahaan tidak perlu repot menyimpan data melalui harddisk segudang.

Perusahaan pun tak perlu takut bila kantor kebakaran, pencurian, atau bahkan terkena bencana alam lainnya yang memicu data hilang. Selama ada internet, data bisa diunduh atau diunggah kapan pun dan di mana pun.

Terkait otorisasi, Anaplan memungkinkan diubah hingga lebih oleh banyak divisi. Yang lebih asyik lagi, bos akan mengetahui siapa yang mengubah sistem tersebut, terutama mengutak-atik anggaran. Cara ini akan efektif dan efisien untuk mengetahui siapa yang usil terhadap anggaran perusahaan. Saat diaudit, akan ketahuan siapa yang usil tersebut.

Siapakah pelanggan layanan Anaplan ini?

Tahukah kamu perusahaan Telkomsel, Indosat, hingga Alfamart? Perusahaan yang kemungkinan sebagian besar dari kita memakai layanannya itu sudah memakai platform Anaplan dalam menjalankan bisnisnya. Perusahaan besar itu hingga kini makin eksis, bahkan hingga ke pelosok kota dan desa.

Wah, sepertinya perusahaan besar saja yang bisa memakai platform Anaplan?

Belum tentu juga sih. Namun yang pasti, platform Anaplan bisa dipakai oleh perusahaan rintisan (start-up) tetapi yang sudah mendapatkan suntikan dana dari pemodal asing. Misalkan, seperti Go-Jek. Atau perusahaan menengah besar yang memiliki banyak divisi dalam menjalankan bisnisnya.

Tentu untuk mengatur banyak divisi ini tidak mudah, apalagi bila perusahaan ini memiliki banyak cabang di daerah, apalagi di luar negeri. Dengan Anaplan ini, semua bisa dilihat dari sebuah komputer standar dengan jejaring internet yang lancar.

Bagaimana pengawasannya? Tentu platform ini butuh sumber daya yang banyak, termasuk tim Information and Technology (IT). Tidak juga sih. Anaplan justru memangkas tim IT yang banyak di setiap perusahaan sehingga bisa mengirit pengeluaran.

Bayangkan kalau perusahaan belum memiliki platform Anaplan ini. Setiap perusahaan harus memiliki server sendiri untuk menyimpan data hingga membayar setiap layanan per bulannya. Itu hanya soal data perusahaan, belum lainnya.

anaplan, bisnis, custom application, enterprise performance management, serta business intelligence, edsen consulting, telkomsel, indosat, alfamart, duit, internet

Director Edsen Consulting Edwin Budiman saat menjelaskan platform Anaplan ke blogger di Jakarta, Kamis (26/7). Foto: Didik Purwanto

Director Edsen Consulting Edwin Budiman bilang Anaplan memungkinkan organisasi atau perusahaan secara cepat memahami perubahan internal dan eksternal dalam bisnis. Selain itu, bos perusahaan langsung dapat membuat keputusan secara tepat jika ditemukan masalah dalam perusahaan, hanya dengan melihat platform Anaplan.

Edsen Consulting menjadi mitra resmi Anaplan di Indonesia. Perusahaan ini akan menyediakan berbagai layanan seperti custom application, enterprise performance management, serta business intelligence.

Ingin bisnismu makin eksis? Coba pakai Anaplan biar bisnismu makin laris.

Share This :

2 comments to “Anaplan Bikin Bisnis Makin Eksis”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *