Tips Membeli Mobil Bekas Berkualitas

Asyiiikk..sebentar lagi mudik. Pasti semua sudah berburu tiket, baik pesawat, kereta atau kapal laut. 

Ada juga yang menyiapkan pakai kendaraan pribadi, baik bepergian bareng keluarga besar atau rombongan bersama teman-teman.

Mudik bareng memang mengasyikkan. Selain bisa jadi teman seperjalanan, bisa juga gantian setir kalau kelelahan. 

Biaya juga bisa lebih murah karena hanya menanggung biaya tol, biaya bahan bakar, dan sekadar cemilan. 

Mobil88

31 blogger hadir dalam talkshow bertema “Kiat Beli Kendaraan Mudik Bebas Masalah” di The Den of Kalaha, Jakarta Pusat, Senin (28/05). Foto: Dokumen Mobil88

 

Sebenarnya, kalau dihitung-hitung, mudik memakai kendaraan pribadi juga bisa lebih hemat, baik dari biaya dan waktu. Yang penting bisa menjaga kondisi badan, kondisi mobil dan makanan minuman selama dalam perjalanan.

Data litbang Kompas.com, pengguna kendaraan pribadi saat Lebaran tahun 2016 dan 2017 naik 13,9 persen. Sebaliknya, penggunaan kendaraan umum (bus) pada periode yang sama turun 2,11 persen.

Sebenarnya, ini tidak bagus. Pemerintah gagal menyediakan transportasi umum yang layak bagi masyarakat saat mudik. Namun, positifnya, kesejahteraan masyarakat meningkat.

Bagaimana tidak. Penggunaan kendaraan pribadi pada periode tersebut naik menjadi 6,07 juta unit mobil. Tak aneh, bila kemacetan panjang sampai mengular di jalan tol. 

Namun, itulah uniknya mudik. Pasti ada cerita seru sepanjang perjalanan. Berbagai rintangan, entah macet, mobil mogok, kehabisan bensin, susah mencari tempat buang air, pasti selalu ada. Dan itu bisa diceritakan saat sesampai di kampung halaman.

Masalahnya, sudah punya mobil belum? Ah, aku tidak punya mobil baru. Sekarang harga mobil baru lagi mahal soalnya.

Kenapa tidak mempertimbangkan mobil bekas? Banyak kok mobil bekas yang masih berkualitas. Harga sudah pasti lebih miring dibandingkan mobil baru.

Mobil88

Editor Otomotif Kompas.com, Aris Vernanda memberikan paparan kepada blogger. Foto: Didik Purwanto

Editor Otomotif Kompas.com, Aris Vernanda bilang, pasti ada kelebihan dan kekurangannya memakai mobil baru atau mobil seken untuk mudik.

Namun, kalau dana cekak, kenapa tidak mempertimbangkan mobil seken? 

Sekarang proses pembelian mobil bekas lebih cepat dan mudah. Selain harga terjangkau, mobil seken juga memiliki pilihan bervariatif, baik model, tipe, tahun. Tentu saja bisa disesuaikan dengan budget yang dimiliki.

Mudik pakai mobil tentu lebih enak karena bisa membawa keluarga besar, bisa sampai 8 orang. Soal bagasi, tentu bisa membawa lebih banyak. Baik disimpan melalui bagasi belakang atau di atas mobil. Beda dengan pesawat yang maksimal hanya 20 kg. Kalau lebih, tentu dikenakan biaya tambahan.

Nah, biar tidak tertipu saat membeli mobil bekas, simak nih tips berikut:

Kenali fisiknya

Cek riwayat fisik kendaraan, mulai dari penyok, baret, bekas dempul atau bahkan bekas tabrakan atau terkena banjir. Hati-hati, jangan sampai membeli mobil seken tersebut karena bisa mempengaruhi stabilitas menyetir di jalan.

Periksa juga jok, masih bagus atau sudah sobek, suspensinya, lampu-lampu, sensor parkir, audio, pendingin udara (AC), rem, setir, kopling, hingga odometer. 

Jangan sampai dari fisik mulus, tapi kondisi interiornya tidak bagus. Semua harus dicek untuk memastikan kualitas mobil bekasnya. 

Kenali administrasinya

Periksa kelengkapan surat tanda nomor kendaraan (STNK), bukti pemilikan kendaraan bermotor (BPKB), sesuaikan sasis dengan surat-surat tersebut. Jangan sampai beda nomor rangka dengan dokumennya.

Aris bilang, untuk membeli mobil baru, harus menunggu hingga 2 minggu untuk mendapatkan STNK. Kalau beli mobil bekas, STNK langsung bisa diterima kalau bayar saat itu juga. 

Cek juga tanggal kedaluwarsa dokumen tersebut. Jangan sampai mepet harus bayar pajak STNK dan BPKB. Namun, bisa jadi pemilik mobil menjual karena menjelang batas pembayaran pajak, sehingga lebih murah.

Pastikan dokumen pemilik lama. Jangan sampai bodong atau tidak diketahui pemilik lamanya. Ini akan memudahkan dalam proses balik nama.

Kenali pemakaiannya

Mobil bekas memang paling mudah dikenali dari pemakaian, terutama dari jarak tempuh dan tahun pembuatan. 

Tanyakan juga pernah dipakai untuk kegiatan sehari-hari, rutinitas normal, atau pernah dipakai angkut barang besar.  

Pastikan juga bagaimana perawatan rutin, baik oli hingga penggantian suku cadang (spare part). Bisa juga ditanyakan alasan dijual? apa sedang lagi butuh uang atau sudah memiliki mobil baru yang lebih menawan.

Biar lebih nyaman dan tenang, tidak ada salahnya membawa teman untuk mengecek kondisi fisik dan administrasi mobil bekas. Pastikan juga kalau mobil tersebut mendapatkan asuransi atau tidak. Ya namanya masa depan tidak ada yang tahu, baik asuransi kebanjiran, kehilangan atau kecelakaan.

Izinlah kepada pemilik untuk mencoba sejenak mobil bekas tersebut berkeliling di jalan. Tentu dengan ditemani si pemilik. Entar dibawa kabur lagi..hehe..

Kenali harganya

Pebalap nasional dan penyiar radio Rally Marina pernah tertipu saat membeli mobil bekas. Influencer otomotif ini cerita kalau senang warna merah. Berhubung harga yang ditawarkan murah, duit ada, langsung main sikat. 

Rally Marina

Pebalap nasional dan penyiar radio Rally Marina. Foto: Didik Purwanto

Pebalap cantik ini tidak melihat kondisi fisik, mesin, dan kelengkapan dokumennya. Selepas dipakai beberapa hari, baru ketahuan ternyata mobilnya bodong, mesin bermasalah, suku cadang tidak asli, hingga rangka mesin beda dengan dokumen.

Nah, menyesal selalu datang belakangan, kan? Jangan sampai deh kayak mbak Rally. 

Dia menyarankan mencari dealer mobil bekas resmi dan tepercaya agar terhindar dari penipuan seperti cerita Rally Marina tadi.

Mobil88 sudah berpengalaman dalam jual beli mobil bekas. Anak usaha PT Astra Internasional Tbk ini menjamin mobil bekas yang dijualnya dalam kondisi prima, siap pakai, tanpa masalah, dan dijamin asuransi serta gratis service setahun. Kalau tidak punya duit tunai, bisa kredit loh. Enak banget kan? 

Halomoan Fischer

Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer. Foto: Didik Purwanto

Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer bilang, kadang pembeli tidak teliti saat membeli mobil bekas. Ia tidak mau mengambil keuntungan dari ketidaktahuan konsumen.

“Banyak orang buru-buru membeli karena hanya lihat bodi mulus. Setelah mobil dibawa, mesin kepanasan. Jangan sampai malah kemping di jalan karena mobil mogok saat mudik,” kata Fischer. 

Makanya, Mobil88 selalu memeriksa kelengkapan dokumen hingga cek kelayakan kendaraan. Mobil88 melakukan pengecekan hingga 8 tahapan untuk memastikan kelayakan mobil tersebut.

“Mobil88 ingin memudahkan konsumen dalam membeli mobil bekas tanpa takut terkena penipuan,” ujarnya.

Mobil88

Alur pengecekan mobil bekas di Mobil88. Foto: Dokumen Mobil88

Istilahnya, pembeli tinggal datang, pilih mobil bekasnya, cek kondisinya, cocok harganya, tinggal bayar dan mobil langsung bisa dipakai. Untuk balik nama, Mobil88 juga bisa membantu pengurusannya. 

Biar pembeli makin untung, Mobil88 punya jaminan uang kembali dan layanan after-sales mumpuni. Buat kalian yang membeli mobil bekas di Mobil88 periode 25 Mei-30 Juni ini bisa berpeluang mendapatkan hadiah cashback hingga Rp 14,39 juta. 

Asyik, kan? Pokoknya, semua beres kalau pakai Mobil88.

Share This :

4 comments to “Tips Membeli Mobil Bekas Berkualitas”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *