Tips Jadi Vlogger dan Blogger Profesional

Profesi video blogger (vlogger) dan blogger kini sedang naik daun. Beragam sisi kehidupan bisa menjadi ajang tulisan atau video untuk bisa disampaikan ke khalayak umum, bahkan seluruh dunia.

Namun, untuk menjadi seorang vlogger atau blogger terkemuka, memang tidak mudah seperti membalikkan muka, eh tangan maksudnya. Menjalani profesi tertentu, khususnya blogger maupun vlogger butuh ketekunan. Ini juga berlaku untuk profesi lainnya sih. Hehe..

Menurut Ario Pratomo (Sheggario) yang terkenal mereview gadget, menjadi vlogger atau blogger harus memiliki orisinal dan autentik. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kedua kata tersebut memiliki makna hampir sama.

Sheggario

Vlogger dan Blogger Sheggario saat menyampaikan materi di Blogger Meet Up di Tanamera Coffee, Jakarta, Jumat (15/12). Foto: Didik Purwanto

 

Namun jika ditelusuri lebih lanjut, kata Ario, orisinal lebih ke keaslian sebuah tulisan atau video yang dihasilkan dari tangan kita sendiri, meski dapat pengaruh dari video atau tulisan lainnya.

Autentik itu lebih ke urusan rasa. Coba lihat berbagai video ulasan ponsel di YouTube, tentu disuguhkan dalam berbagai bentuk sesuai karakter YouTuber masing-masing.

Selain itu, autentik menekankan kejujuran. Kalau tulisan belum bagus, harus berani dikoreksi. Jika belum mendapat banyak komentar video atau tulisan, harus dipromosikan melalui berbagai platform.

“Cari tahu apa yang salah, cari masukan (feedback) dari lainnya. Bisa ketemu vlogger atau blogger lainnya untuk mencari tahu tips-tips berbeda,” kata vlogger yang akrab disapa Sheggario ini.

Sheggario

Ario Pratomo sedang memberikan presentasi di Tanamera Coffee di Jakarta, Jumat (15/12). Foto: Didik Purwanto

 

Ario juga tak malu jika dikatakan mirip YouTuber Casey Neistat. Gaya pengambilan videonya dibilang mengikuti YouTuber kelahiran Gales Ferry, Connecticut, 36 tahun itu.

“Tidak masalah melihat karya orang lain, meniru sedikit, hingga ketemu gaya lo sendiri. Nah, itu baru dilihat sebagai autentik lo sendiri,” ujarnya.

Ario yang sudah ngeblog sejak tahun 2000 selalu menulis tentang teknologi sebagai sampingan kuliah. Dia membeli ponsel, menulis, dan menjualnya. Begitu terus sampai berulang hingga 2009.

“Pada awalnya saya tidak mengharapkan apa-apa dari mereview ponsel. Mulai 2009 baru ada brand ponsel yang mau endorse,” katanya.

Wah, lama juga ya untuk bisa sampai dapat endorse produk. Jadi jangan berharap kalau baru menulis setahun langsung dapat endorse-an ponsel atau gadget lain. Haha..

Anehnya, dari sekian banyak tulisan yang dibuat, justru tulisan tentang saat punya anak yang viral. Coba intip deh blognya sekaligus vlog-nya.

Sheggario

Tampilan halaman muka blog Sheggario.com. Foto: Didik Purwanto

 

Nah, untuk bisa beda dengan vlogger atau blogger lain, Ario memproklamirkan diri sebagai bapak-bapak yang suka mereview teknologi berdasarkan kesehariannya. “Itu sepertinya belum ada yang melakukan. Soal orisinal dan autentik, biarlah orang lain yang menilai,” katanya.

Ario juga memperlihatkan sebuah video dari Gary Vaynerchuk, seorang reviewer wine yang kini memiliki bisnis wine asal Amerika. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang anak kecil yang minta foto bareng dan sempat tanya-tanya kepada Gary tentang tips menjadi YouTuber terkenal.

Gary mengatakan, jangan jangan jangan pernah khawatir terhadap berapa banyak jumlah subscriber di channel-mu. Sabarlah dan tetap bikin konten yang bagus.

“Kamu tahu, bahkan tidak ada yang mengikuti (menjadi followernya) selama beberapa tahun, bahkan lebih lama dibandingkan kamu hidup (aku taksir umur anak itu sekitar tujuh tahun atau lebih),” ujarnya.

Sudah menonton vlog di atas? Tonton dulu deh baru lanjut baca tulisan ini. Hehehe..soalnya bakal nyambung.

Mau tahu berapa lama Mas Ario mengedit video tersebut? Video perjalanan Jakarta-Hawaii sekitar 26 jam dan dijadikan sekitar 9 menit itu diedit selama 4 jam. Whaaaattt? Gw aja 2 jam ngedit sudah kesemutan. Hahaha..

Lalu, aplikasi apa saja yang digunakan Sheggario untuk bikin blog dan vlognya?

Untuk konten blog, dia memakai Windows Office agar tulisan atau ide tulisan tidak lenyap. Kalau sudah siap baru dipindahkan ke blog.

Untuk edit foto, Ario memakai aplikasi VSCO, Snapseed, dan Lightroom. Untuk edit video, dia memakai Adobe Premier, Final Cut Pro, dan After Effect. Aplikasi Windows Creator juga bisa dipakai.

Agar konten maksimal, dia menyarankan untuk memakai perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) yang asli. Ya iyalah..Malu Kalau Palsu. Hehe..

Channel Executive Microsoft Indonesia Joni Lie mengatakan, sekitar 61 persen dari 203 komputer yang dibeli di 11 negara, khususnya yang memakai software bajakan terindikasi berbahaya (malware). “Di Asia Pasifik, Indonesia peringkat nomor 2 terkait malware,” katanya.

Channel Executive Microsoft Indonesia Joni Lie saat memberikan presentasi di Tanamera Coffee, Jakarta, Jumat (15/12). Foto: Didik Purwanto

 

Joni mengingatkan vlogger dan blogger atau pekerja yang menggunakan software harus memakai yang asli. Keuntungannya memiliki software asli yakni:

– Meminimalisasi risiko dari virus dan malware (software penyusup)

– Dapat mengakses update dan software support

– Leluasa memakai semua fitur di piranti lunak

– Menjaga produktivitas dan efisiensi kerja

– Menjamin keamanan dan ketenangan beraktivitas, terkait UU Hak Cipta No 28/Tahun 2014

Bahkan, Microsoft membenamkan stiker berhologram khusus yang tidak bisa ditiru atau dicetak sekreatif apapun. Ada juga kode khusus di stiker Microsoft tersebut. “Kalau pakai software asli, kita tidak akan pusing lagi. Meski investasinya cukup mahal sedikit, tapi bagus untuk jangka panjang,” ujarnya.

Channel Executive Microsoft Indonesia Joni Lie bersama experience agen menunjukkan kemampuan laptop Dell dan software Microsoft untuk edit gambar. Foto: Didik Purwanto

 

Untuk memberantas pembajakan, Microsoft bekerja sama dengan pemerintah dan Masyarakat Indonesia Anti-Pemalsuan (MIAP). Bukan bermaksud merazia, tapi Microsoft dan MIAP memberikan edukasi khusus ke masyarakat.

“Kami juga monitoring ke situs marketplace. Mereka yang menjual software bajakan akan ditangkap dan didenda,” ujarnya.

Agar mempermudah bagi konsumen, Microsoft bekerja sama dengan Dell untuk membenamkan software Windows 10 ke perangkat kerasnya. “Kalau software sudah pre-install dengan perangkat keras, khususnya Dell, itu sudah paling murah. Kita beri Windows 10 dengan harga lebih kompetitif,” katanya.

Dell, sebagai pemain nomor 1 brand monitor dan Windows PC vendor berdasarkan survei Laptop Magazine, terus memperkuat pasar dengan menyuguhkan perangkat keras mumpuni, khususnya bagi vlogger dan blogger.

William Hartoyo

Product Marketing Manager Dell Indonesia William Hartoyo saat memberikan presentasi tentang produk Dell di Tanamera Coffee, Jakarta, Jumat (15/12). Foto: Didik Purwanto

 

Product Marketing Manager Dell Indonesia William Hartoyo mengatakan, Dell memiliki beragam lini notebook dan desktop, mulai dari konsumer, gaming, hingga urusan bisnis.

Dell XPS 13 (9360) cocok bagi vlogger dan blogger yang menginginkan notebook ringan, baterai tahan lama, layar sentuh, dan desain menawan.

Laptop yang memiliki layar 11,6 inci ini mengadopsi layar sentuh InfinityEdge. Untuk menulis atau menonton video, Dell seri ini mampu menyegarkan mata. “Laptop ini pertama di dunia dengan resolusi layar hingga QHD+ (3200 x 1800 piksel),” ujarnya.

Dengan berat hanya 1,22 kg, vlogger dan blogger tak akan keberatan bila membawanya beraktivitas. Apalagi dengan daya tahan baterai hingga 22 jam, ngeblog dan edit video pun makin nyaman, tak perlu bingung mencari colokan. Hehe..

Urusan penyimpanan, laptop dengan ketipisan 9-15 mm ini sudah dilengkapi SSD berkapasitas hingga 512GB. Konektivitasnya pun sudah dibenamkan Thunderbolt 3 dengan jaminan transfer data makin cepat.

Papan ketik (keyboard) sudah memiliki backlit sehingga semakin nyaman meski mengetik di tempat gelap. Touchpad-nya pun presisi dan empuk saat mengetik. Tidak bunyi keras seperti mesin ketik zaman dulu. Hahaha..

Laptop Dell

Teknologi backlit di keyboard Dell yang bisa menyala di tempat gelap. Foto: Didik Purwanto

 

Ada pilihan laptop lainnya dari Dell?

Tenang saja. Dell memiliki banyak jenis laptop yang bisa disesuaikan dengan aktivitasmu. Dell XPS 13 2-in-1 (9365) mungkin bisa menjadi pilihan.

Laptop ini bisa dijadikan notebok, tent hingga tablet, bahkan bisa diputar sampai 360 derajat. Perangkat dengan layar 13 inci ini terkecil dan sudah dibekali layar InfinityEdge yang menjamin kenyamanan mata saat melihatnya.

Bagi yang senang corat-coret, laptop 2-in-1 ini dilengkapi stylus sehingga memudahkan dalam menggambar atau mengedit langsung di layar. Apa layar tidak lecet? Tenang saja. Dell sudah membenamkan teknologi Corning Gorilla Glass 4 yang menjamin tak akan retak atau tergores meski sering disentuh atau memakai pena tadi.

Dengan daya tahan baterai selama 15 jam, menonton video dengan layar beresolusi QHD+ (3200 x 1800 piksel) ini makin ciamik. Dynamic power mode-nya memberikan kekuatan pemrosesan ekstra dalam waktu pendek dan proses booting sangat cepat.

“Bedanya dengan kompetitor dan XPS di atas, seri ini dilengkapi pemindai sidik jari (fingerprint) yang memungkinkan login sekali sentuh tanpa password,” ujar William.

Bahkan di seri ini memiliki Windows Hello untuk membuka PC/laptop hanya dengan sidik jari, muka, atau iris mata.

“Windows Hello memungkinkan perangkat hanya terbuka untuk Anda dan hanya Anda saja.”

Masih ada lagi?

Dell masih memiliki Inspiron 13 7000 2-in-1 model 7373. Laptop seri ini dibekali prosesor Intel Generasi 8 terbaru yang menjamin 30-40 persen lebih baik dari generasi sebelumnya.

Dell Inspiron 13 7000 2-in-1 model 7373

Seorang model menunjukkan laptop Dell Inspiron 13 7000 2-in-1 model 7373. Foto: Didik Purwanto

 

Penyimpanan SSD memberikan kinerja laptop lebih responsif. Laptop seri ini juga dibekali Windows Hello untuk membuka layar saat terkunci.

Urusan baterai, laptop berlayar 13 inci (1920 x 1080) ini memiliki teknologi seperti ponsel yang bisa mengisi daya dalam waku cepat.

“Isi daya dari nol hingga 25 persen hanya dalam 15 menit. Di merek lain belum tersedia teknologi ini,” ujarnya.

Dell juga membenamkan fitur SmartByte yang memastikan streaming berjalan lancar. Perangkat lunak ini akan memprioritaskan paket data hanya untuk streaming dibandingkan web browsing atau lainnya.

Buat vlogger atau blogger yang suka edit video, bagaimana?

Dell memiliki New Inspiron Gaming Model 7577. Dengan layar resolusi FHD atau 4K UHD, laptop seri ini memiliki layar anti glare in plane switching (IPS) dengan wide viewing angle.

Product Marketing Manager Dell Indonesia William Hartoyo menjelaskan Dell New Inspiron Gaming Model 7577. Foto: Didik Purwanto

 

Laptop ini dibenamkan prosesor Intel Core i7 generasi 7, kartu grafik NVIDIA GeForce GTX 1060 6GB. Sistem pendinginnya sudah ganda sehingga laptop dingin dan responsif. “Ada dua ventilasi di belakang sehingga jadi pembeda dengan kompetitor,” katanya.

Seri ini juga dibekali dual drive SSD, wifi, SmartByte, HDMI, port Thunderbolt, dan pengecasan cepat. Dari nol hingga 80 persen hanya butuh 1 jam. “Yang unik, tombol power bisa digunakan untuk fingerprint. Cukup disentuh ya, bukan ditekan,” katanya.

Jadi, pilih laptop Dell yang mana? Jangan lupa pakai software Microsoft asli agar menjadikanmu vlogger atau blogger yang berkah. Kalau berkah, insyaAllah rezeki melimpah. Amiiiin

Dell Indonesia

Dari kiri: Product Marketing Manager Dell Indonesia William Hartoyo, vlogger Ario Pratomo, dan Channel Executive Microsoft Indonesia Joni Lie. Foto: Didik Purwanto

Share This :

,
4 comments to “Tips Jadi Vlogger dan Blogger Profesional”
  1. Bener banget. Untuk menjadi tulisan atau video yang orisinil dan authentic semuanya berawal dari meniru. Kalau kata guru saya, ATM. Amati Tiru Modifikasi.

    Nah saat modifikasi inilah kita coba buat ciri khas sendiri.

    Iiih malah ngegurui dilapak org.. maaf yaa..

  2. Sebenarnya aku dah punya konsep yg kuat tapi masih jauuuuh banget ketinggalan dlm pembuatan video & editingnya. Semoga ada kesempatan ikut workshop yg lebih ke step by step vlogger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *