Trik Fotografi Oppo F3-F3 Plus

Oppo kembali merilis lini ponsel dual kamera selfie. Setelah F3 Plus dirilis pertengahan Maret, awal Mei vendor asal China ini memperkenalkan F3.

Beda F3 plus dan F3 hanya dari bentang layar yang lebih kecil, hanya 5,5 inci dan jeroan ponsel yang lebih kompak. Harganya juga dipangkas hanya Rp 4,4 juta.

Oppo F3 Plus menyuguhkan kemampuan wefie dengan hasil gambar mumpuni. Foto: Didik Purwanto

 

Media Engagement Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan, Oppo F3 sebagai penerus F1s namun tetap memiliki keunggulan F3 plus. Ponsel tersebut tetap memiliki dual selfie kamera yakni 16 MP untuk sudut pandang standar dan 8MP untuk sudut pandang ekstra lebar.

Oppo terus gencar mempromosikan sebagai Selfie Expert dan Rajanya ponsel Group Selfie. Sejak tahun lalu, tagline Selfie Expert terus didengungkan dan tahun ini akan membawa selfie ke tingkat lebih tinggi.

“Kebanyakan masyarakat kita memakai ponsel untuk berfoto bersama teman. Tapi dengan ponsel Oppo, terutama F3 dan F3 plus, tidak perlu alat tambahan. Cukup satu ponsel bisa kelihatan semua,” katanya saat penjualan perdana Oppo F3 di Mall Kelapa Gading 3, Jakarta, Jumat (5/5).

Berhubung saya sudah menikmati kecanggihan F3 plus selama sebulan, jadi tidak kesulitan untuk memakai F3. Ukurannya yang lebih ringkas jadi lebih enak digenggam dibandingkan F3 yang lebih panjang.

Namun yang suka bentang layar 6 inci, F3 plus lebih cocok, khususnya menonton film atau mengambil foto. Bisa lebih puas gambarnya.

Saat penjualan perdana tersebut, Oppo menggandeng Chief Editor YangCanggih.com Kristian Tjahjono untuk menjajal kecanggihan Oppo F3 dan F3 plus.

Sebagai sebuah perangkat seturut perkembangan zaman, Oppo terus menelurkan inovasi dalam setiap ponselnya. Tren ponsel terus berkembang, tak hanya sebagai alat telekomunikasi tapi juga alat fotografi.

Fotografi pun tak hanya sebatas di kamera belakang, Oppo berani menggebrak pasar dengan menyuguhkan dual kamera depan untul selfie. Tren itu sudah dimulai dari Oppo N1 pada 2013 yang kameranya bisa diputar untuk selfie.

“Jadi dengan Oppo F3-F3 Plus ini, rasanya seperti punya dua alat kamera. Dulu wide angle tidak bisa di satu perangkat, sekarang bisa. Hasil kameranya juga bisa dicetak dan tak perlu diedit,” kata Kristian.

Menurut Kristian, Oppo merilis dual kamera depan ini tak hanya untuk selfie tapi juga dapat menangkap gambar pemandangan saat traveling atau objek apapun yang ada di belakang bidikan utama.

Untuk bisa memaksimalkan kamera Oppo F3 dan F3 plus, pengguna juga bisa menjajal fitur expert mode, mulai dari ultra HD, double exposure, white balance, ISO, shutter, dan fokus.

Untuk yang ingin lebih tampak mulus dan cantik bisa memaksimalkan fitur beauty hingga tujuh tingkat. Semakin besar, wajah semakin mulus.

Bagi yang menginginkan panorama, Oppo F3 dan F3 plus memiliki fitur tersebut untuk menangkap objek lebih luas. “Jadi tidak perlu tongsis lagi untuk menangkap momen unik,” ujarnya.

Kristian sudah mencoba Oppo F3 dan F3 plus di berbagai kondisi, baik low light hingga terik. Hasilnya mencengangkan.

Saya pun awalnya tidak menyangka ponsel Oppo mampu mengambil gambar sebagus itu. Akhirnya juga mencoba membandingkan dengan iPhone 6 plus. Di kondisi low light dengan mode otomatis, iPhone kalah telak.

Hasil foto iPhone 6plus di Kelapa Gading, Jakarta. Foto: Didik Purwanto

 

Hasil foto Oppo F3 plus di Kelapa Gading, Jakarta. Foto: Didik Purwanto

 

Oppo F3 dan F3 plus juga bisa diadu dengan melawan sinar matahari. Dengan mode HDR, ponsel ini masih mampu menangkap cahaya dan objek dengan jelas.

Urusan detail, Oppo F3 dan F3 plus memberikan warna matang, tidak terlalu berlebihan. Begitu juga untuk gambar close-up. Di sisi kontras, kedua ponsel jagoan Oppo tahun ini menampilkan keunggulannya.

“Detail objek yang karatan bisa tertangkap jelas di Oppo F3 Plus dan F3/ Fokusnya juga akurat selama jaraknya masih terkompensasi,” katanya.

Model memperlihatkan ponsel Oppo F3 Plus. Foto: Didik Purwanto

 

Untuk foto makanan dan traveling, Oppo F3 dan F3 plus juga tidak diragukan. Asal mengetahui teknik fotografi, khususnya mengerti pencahayaan, kedua ponsel ini mampu menampilkan gambar layaknya kamera digital.

“Maksimalkan teknik dan tangan jangan sampai goyang. Kalau takut, pakailah tripod sambil memainkan shutter dan exposure,” saran Kristian.

Jika tidak ingin bermain flash, Kristian menyarankan pengguna memakai fitur expert mode dengan memaksimalkan ISO. Untuk di siang hari dengan kondisi remang di dalam ruangan juga bisa dimaksimalkan dengan fitur HDR.

“Jadi jangan asal memotret. Dengan beberapa fitur di Oppo F3-F3 Plus asal bisa gunakan dengan baik akan menghasilkan foto yang beda dengan lainnya,” katanya.

Di akhir sesi, Aryo dan Kristian memamerkan hasil foto dari Oppo F3-F3 plus yang dicetak hingga 19R, kira-kira seukuran 30,5 x 40,5 cm. Hasilnya, wow banget.

Begitu juga saat diuji untuk vlogging, khususnya kamera depannya. Dengan fitur wide angle, Oppo F3 dan F3 plus memiliki keunggulan mampu menangkap gambar sekitar objek utama sehingga menambah kualitas gambar video makin oke.

“Tren ponsel ke depan masih untuk selfie dan vlogging. YouTuber akan makin untung memakai ponsel besutan Oppo, terutama F3 dan F3 plus,” kata Aryo.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk cobain Oppo F3 dan F3 Plus.

Share This :

,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *