Mengintip Prospek Bisnis Komputer Pribadi

Penjualan komputer pribadi (personal computer/PC) terus merosot. Namun bukan berarti peminatnya menghilang.

Perangkat ponsel kini semakin diminati dibandingkan laptop maupun komputer pribadi (PC). Foto: Didik Purwanto

Berdasarkan laporan riset Gartner mengindikasikan, pengiriman komputer pribadi (PC) sepanjang 2016 sebesar 269,7 juta unit atau turun 6,2 persen dibanding tahun sebelumnya.

Data nyaris serupa dikeluarkan International Data Corporation (IDC) yang mematok pengiriman jumlah PC pada 2016 sebesar 260 juta unit, atau turun 5,7 persen dari tahun sebelumnya.

“Kemandekan dalam pasar PC berlanjut hingga kuartal IV-2016 seturut penjualan di masa liburan melemah karena perubahan mendasar dalam perilaku membeli PC,” ujar Kepala Analis Gartner Mikako Kitagawa.

Pasar PC yang luas berada dalam keadaan statis sementara perkembangan teknologi belum cukup mendorong pertumbuhan pasar.

Menurut laporan Gartner, penjualan piranti keras (hardware) baru yang inovatif memang tumbuh seperti laptop hibrida yakni laptop yang dapat dilepas dan dapat berfungsi seperti tablet. Namun permintaan pasar terhadap produk ini tidak cukup mengimbangi penurunan penjualan model-model yang tradisional.

Menurut Kitagawa, faktor lainnya yang mengakibatkan konsumen tidak mengganti PC atau laptop karena mereka jarang menggunakannya. Untuk online, konsumen lebih sering menggunakan ponsel cerdas. Kendati stagnasi pasar, dia melihat potensi PC kategori bisnis dan gaming masih akan booming.

Analis IDC melihat angka-angka terkini mengindikasikan pertumbuan PC mulai stabil. Tekanan pasar dari ponsel cerdas dan tablet berkurang. Hasil kuartal IV memperkuat harapan produsen PC terkait pasar masih stabil. “Penyusutan pengiriman PC tradisional lima tahun terakhir memberikan petunjuk konsumen berpindah ke sistem yang mutakhir,” ujar Vice President IDC untuk Prediksi dan Pelacakan Personal Computing Loren Loverde.

Di sisi lain, konsumen mulai mengalihkan ke PC dengan perangkat lunak terbaru, Windows 10. Di sisi lain, konsumen masih mengkhawatirkan volatilitas pasar saham, harga komoditas, dan mata uang.

“Dalam jangka pendek, pasar PC masih harus bersaing dengan minat konsumen yang terbatas dan persaingan membeli perangkat dengan spesifikasi lebih tinggi di pasar komersial,” kata Manajer Riset IDC Seluruh Dunia bagian PC Jay Chou.

“Namun IDC masih memproyeksikan total pengeluaran bisnis teknologi dan informasi masih tumbuh dibandingkan tahun lalu. Hingga akhir tahun, konsumen masih memertimbangkan perangkat dengan sistem operasi Windows 10.”

Analis Gartner menyebut, rumah tangga baru tidak mengadopsi PC seperti dulu, terutama di pasar negara berkembang. Perangkat ponsel pintar sering disukai untuk akses online.

Namun analis masih memerkirakan, perangkat Windows 10 diharapkan mampu mendongkrak penjualan PC ke depan. Tapi hal ini masih harus melihat stabilitas nilai tukar, pembelian yang lebih mahal di pasar, dan stabilitas politik di beberapa negara.

Hingga saat ini, penggunaan PC masih didominasi kalangan profesional karena menyediakan kenyamanan saat beraktivitas. Terlebih fitur-fitur yang ditawarkan masih lebih mumpuni dibandingkan laptop.

Kendati mengalami penurunan, penjualan PC masih memiliki pasar tersendiri. Beberapa pusat perbelanjaan komputer masih terlihat menjual PC, baik yang sudah jadi maupun rakitan. Bagi yang berminat mencari PC atau monitor untuk penggunaan pribadi atau sebagai kado bisa melihat harga monitor komputer sebagai panduan. Siapa tahu mendapatkan harga paling murah dengan kualitas mewah.

Vice President Clients and Displays IDC Bob O’Donnell mengatakan, Microsoft yang beberapa tahun lalu baru merilis perangkat lunak Windows 8 pun tidak mampu mengerek penjualan komputer di pasar dunia. Padahal lebih dari 90 persen komputer di dunia memakai perangkat lunak Windows.

Sebenarnya, Microsoft yang juga baru merilis Windows 8 ingin menyaingi sistem operasi bergerak iOS dan Android besutan Apple dan Google. Dan Microsoft ingin agar kiamat komputer tidak datang lebih cepat.

“Sayangnya, peluncuran Windows 8 tidak hanya dianggap gagal untuk mengerek penjualan komputer di pasar, tapi juga malah memperlambat pasar penjualan komputer,” kata Bob.

Bob menduga penjualan ponsel cerdas (smartphone) dan tablet turut menggerus pasar penjualan komputer ini.

 

Share This :

Ditopuccino: @ditopuccino TechBuzz Thinker ! Cappuccino Lover