Akhirnya….iPhone 4S


Sebenarnya aku tidak menginginkan ponsel ini. Sebab tahu sendiri kalau ponsel besutan Apple ini terlalu ribet (buatku).

Bagaimana tidak, untuk memasukkan file apapun harus melalui iTunes. Ini yang aku anggap ribet. Belum lagi, hingga saat ini aku belum bisa membuat Apple ID, karena tidak memiliki kartu kredit. Duh..

Tapi, 9 Juni lalu aku ditawari oleh salah satu teman blog, Aal namanya. Kebetulan dia sedang mau menjual ponselnya, iPhone 4S. Dan menurutku, harganya cukup worthed lah (karena second) dan kayaknya dia mau ganti ponsel.

Kebetulan aku juga lagi cari ponsel, kalau bisa iPhone 4s atau seri galaxy dengan budget 3 jutaan. Akhirnya karena ada penawaran ini, aku ambil dulu deh.

Ponsel ini baru bisa aku peroleh pada Kamis 13 Januari 2013, tepat sebelum aku melaju ke kedutaan besar China untuk mengurus visa ke Shanghai.

Namun karena ponsel ini memakai mini sim card, aku harus bersabar untuk bisa memakai ponsel ini. Setelah beres mengurus visa, aku pun langsung bergegas ke Mall Ambassador, yang kebetulan bersebelahan dengan kedubes China tersebut.

Akhirnya aku beli aksesoris yaitu antiglare Rp 40.000, casing capdase Rp 100.000 dan sekalian nomor perdana Simpati Telkomsel. Menurut penjualnya, iPhone memang cocoknya dengan kartu SIM Telkomsel karena internetnya lebih stabil dan cepat. Akhirnya aku ambil nomor perdana 0812 1228 1261

Tidak ada arti khusus dengan nomor perdana itu. Tapi aku pikir, aku suka dengan angka 1 dan 2. Walaupun sebenarnya aku lebih suka dengan angka 7. Kalau angka 61, aku samakan dengan kartu IM3 yang aku benamkan di BlackBerry Bellagioku.

Semoga ponsel ini bermanfaat, terutama untuk meningkatkan kinerjaku.

Share This :

Ditopuccino: @ditopuccino TechBuzz Thinker ! Cappuccino Lover