Falsafah Balon

Seorang anak merengek minta dibelikan balon kepada ibunya. Setelah dipilih-pilih, sang anak bingung karena belum menentukan pilihannya. Mulai dari yang warna merah, kuning,hijau, hitam atau putih.

Berulang kali sang anak tidak juga menentukan pilihan. Tukang penjual balon pun bertanya kepada si anak,” Kamu minta yang warna apa?” tanya tukang balon.

Sang anak pun masih bingung memilih balon dan menjawab,” Saya pingin balon yang bisa terbang tinggi,” jawab si anak polos.

Kalau untuk bisa terbang tinggi, balon harus diisi gas yang banyak,” balas tukang balon menjelaskan.

Dari sekilas cerita tadi, kita bisa sangkutkan dengan cerita di kehidupan kita masing-masing. Ada kalanya kehidupan kita hambar begini-begini saja. Untuk bekerja pun tidak ada semangat. Saat mengerjakan tugas rumah tangga atau kuliah pun tidak ada gereget. Baru diterpa hujan sedikit saja, kita sudah balik lagi ke kasur dan kembali menarik selimut.Intinya, tidak ada semangat dalam aktivitas apapun.

Berkaca dengan cerita sederhana di atas, seseorang memang ada kalanya jenuh dengan rutinitas. Namun untuk bisa kembali semangat, sama seperti balon tadi, untuk bisa terbang tinggi maka harus diisi dengan gas yang banyak. Tapi bukan diisi dengan makan yang banyak, kita harus diisi dengan semangat hidup yang bisa menjadikan hidup makin hidup.

Apa saja isi dari gas yang bisa membuat hidup kita makin hidup dan bisa menjadikan kita lebih produktif dari biasanya? Anda bisa merenungkannya sendiri.

Tapi setidaknya,ada beberapa hal yang bisa coba:
1. Mulailah dengan memotivasi diri sendiri, poin paling penting adalah: apa yang sebenarnya anda cari, untuk apa anda melakukannya, dan apa yang anda peroleh dengan melakukannya, tanyakan pertanyaan tersebut pada diri anda.
2. Jika sudah, buatlah itu menjadi tujuan anda dalam melakukan sesuatu. Buatlah sebuah perencanaan untuk mencapai itu, baik perencanaan harian, mingguan atau bahkan bulanan.
3. Jika anda merasakan kesulitan, maka cobalah berpikir alternatif dan mencari dukungan.
4. Ketika anda berhasil mencapai tujuan anda, berilah kompensasi pada diri anda sendiri, misalnya dengan mentraktir diri sendiri, memuji diri, atau memberikan apresiasi bagi diri anda.

Share This :

Ditopuccino: @ditopuccino TechBuzz Thinker ! Cappuccino Lover