Blogger Nakal


“Tindakan memang tidak selamanya membawa kesuksesan,tetapi tidak ada kesuksesan tanpa tindakan.”

[ Greg Phillips & Benjamin Disraeli ]

Begitulah salah satu pesan motivasi dari sebuah blog (transtvnews.blogspot.com). Apa maksudnya?

Era telekomunikasi sudah demikian pesatnya. Terutama internet dengan fasilitas blog yang memungkinkan orang untuk menjadi wartawan tanpa editan. Wartawan, orang yang mewartakan berita dalam blog ini bebas mengeluarkan uneg-unegnya tanpa batas.

Kenapa saya sebut wartawan? Di era demokrasi ini, semua bebas berkreasi dan mengeluarkan pendapat. Salah satunya dengan blog tersebut. Blog menjadi salah satu yang mengancam surat kabar baik cetak maupun online. Di sini (pewarta) bisa menulis apa saja. Inilah uniknya blog, tanpa editan dan bisa dibaca dengan mudah kapan saja selama ada koneksi.

Salah satunya blog yang barusan kubaca. Coba tengok saja transtvnews.blogspot.com. Semoga situs gratisan itu masih bisa terbuka karena gosipnya akan ditutup karena mencela pemiliknya, Chairul Tanjung (bos Para Group yang menaungi stasiun Trans Tv dan Trans 7).

Di dalam blog tersebut, penulis mewartakan behind the scene stasiun yang bermarkas di jalan Kapten Tendean Jakarta Selatan itu. Bukan yang baik, malah berita yang jelek termasuk dugaan suap Ishadi SK, Direktur Utama Trans TV kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebanyak 40 juta.

Lepas dari benar atau salahnya itu berita, blog menjadi media paling murah meriah untuk menyebarkan sesuatu secara massal, cepat dan sesuai target pembaca.

Kabar dari detik.com (http://www.detikinet.com/read/2008/12/23/154743/1058435/398/ada-blogger-nakal-bapak-blogger-dipanggil-polisi), blogger nakal ini bakal tersandung pencemaran nama baik. Sampai-sampai, ‘Bapak Blogger’ Indonesia Enda Nasution pun dipanggil oleh pihak berwajib,Cybercrime Polda Metro Jaya terkait kasus ini sebagai saksi ahli.

Enda yang enggan menyebut nama pemilik blog tersebut hanya mengatakan pelakunya mungkin mantan karyawan stasiun televisi yang mempopulerkan acara kontroversial Extravaganza dan Empat Mata itu.

Padahal sejak tujuh tahun lalu, aku bermimpi bisa kerja di situ. Suatu pembicaraan di milis mengatakan kerja di situ meski keras namun hasil didikannya bagus. Banyak jebolannya yang sukses merintis media baik di media lain atau mendirikan stasiun televisi lokal. Kalo seperti sekarang???? kayaknya gajinya masih bagusan kerja di tempatku (walau nasib juga masih tidak jelas atas status kontraknya).

Kita tunggu saja, kabar selanjutnya. Makanya kalo ngeblog yang bener ya.. Salah-salah malah diperkarakan kayak Blogger Nakal ini. ^-^

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *